semua yang ada dikepalaku
Gubuk Cinta (>0<)
Berangan-angan ahh..,
Gue pengen banget deh hidup didampingi sama cowok super romantis! yang bikinin gue rumah. Nggak perlu gede atau pun mewah, mau gubuk sekalian asal ada pekarangan yang penuh dengan bunga mawar dan lavender aja cukup (tapi pekarangannya 100 hektar yaa J) hahaha #becanda
Terus punya ternak yang lucu-lucu, jangan yang nyusahin. Pendamping gue harus kerja di Ambasador! Mau OB yaa nggak apa-apa, asal punya prinsip dan bisa mengubah kehidupan gue dan dia kearah yang lebih baik. Nggak perlulah harta, nggak perlu juga mobil mengilap, atau perhiasan-perhiasan yang biasa dikasih dari seorang pria ke wanita yang dicintainya.. Asal, nggak bawel aja kalau Cuma dibikinin makanan tempe rebus setiap hari, dan asal nggak nuntut terus harus sedia kopi disetiap pagi (jadi intinya harus sama-sama sadar dengan keadaan yang harus diubah ke keadaan yang lebih baik lagi).
Pengen bangun disetiap pagidengan pendamping gue nanti yang masih tertidur pulas, terus gue omel-omelin karena udah kesiangan kerja…
Gue udah buatin tempe rebusnya plus air putih anget-anget bau asep (masaknya pake kayu bakar), supaya semakin memacu semangat kerja untuk mendapatkan yang terbaik disetiap harinya…
Kalau anniversary, cukup keliling-keliling desa naik sepeda onteldari matahari terbit sampai matahari terbenam. Duduk-duduk dibukit menikmati senja dengan makan jagung rebus yang dibawa dari rumah dan dengan keadaan yang sudah dingin.
Bercerita tentang bintang-bintang…
Bercerita tentang cinta…
Bercerita tentang harapan-harapan…
Pasti menyenangkan :D
Hahahahaha
Kalau nanya maunya gue, itu banyak… tapi semua itu gak perlu untuk diwujudin…
Yang jelas gue mau ketemu sama cowok yang sayaaaaaang banget sama gue!
Yang dimana kalau gue jalan disamping dia seperti berada disamping bokap gue, ngerasa nyaman, gak ada ketakutan dan merasa terlindungi.
Paling utama dia harus punya wibawa! Bisa ngedidik gue sebagaimana mestinya gue menghadapi kehidupan ini, bisa ngajarin gue cara bertahan ditengah kerasnya hidup ini… Intinya dia harus bisa mengayomi gue.
DIMANA KAU...
Siapa yang bisa mengerti kesedihanku?
Sekarang kesendirian sudah menjadi sahabat karib yang selalu melekat dimana pun aku berada.
Ketegaran masih menjadi sahabat yang timbul tenggelam saat aku membutuhkannya.
Dan lagi-lagi air mata yang menjadi penghiburku.
Senyumpun bahkan tak mau lagi menghampiri cerita hidupku..
Dan bahkan hanya harapan-harapan kosong yang sering mengisi relung hati ini disetiap detik yang berlalu..
Hei, dimana kau ketegaran?
LOVE OR FRIENDSHIP
Ketahuilah aku ingin membuatmu tertawa seperti kau yang selalu membuatku tertawa dengan segala apa yang ada didirimu,
Ketahuilah aku ingin mengusap air matamu seperti kau mengusap air mataku,
Ketahuilah aku ingin selalu ada disisimu seperti kau yang selalu ada disisiku
Aku pun ingin bisa selalu menghiburmu seperti kau yang selalu menghiburku
Tapi, semua itu tidak bisa ku lakukan dengan seperti apa yang kau beri dan lakukan untukku
Semuanya terhalang oleh sebuah rasa yang dirasakan berbeda,
Rasa cinta didalam pertumbuhan kita sebagai sahabat...
SENANDUNG SESAK
Senandung indah daun kering yang menggesek tanah terdengar merdu, bau rumput basah yang sangat memekan hidung tercium manis oleh seribu bayang-bayang lembut nan pahit.
Terlalu dalam untuk memaki
Terlalu singkat untuk mengatakan
Terlalu naïf untuk berteriak
Semua mimpi tlah berlalu bersama kilauan pancaran cahayamu
Impian tak berani kembali dalam kekosongan benak yang terasa hampa
Pahit, masih ada
Sakit, masih terasa
Hancur, akan terjadi
Hanya akan terjadi disini
Dihatiku…
Pernahkah pahit dirasa manis?
Pernahkah gelap terlihat terang?
Pernahkah bulan merindukan punuk?
Tidak ada jawabannya didunia ini
Jika pun ada, itu hanya akan membuat sebuah cerita yang akan menjadi sejarah dalam riak-riak kebohongan yang semakin jelas terlihat
Dan yang lebih menyakitkan, semua itu untukku dan untuk seseorang Yang Harus Tetap Tak Bernama
Mungkin pada saatnya nanti akan tiba, ketika sebuah nama itu terukir jelas dalam pahatan hati yang remuk terhancurkan oleh tikaman seribu pisau belati
Tapi itu akan terjadi setelah punuk tak lagi menguasai hatinya untuk tetap merindukan cahaya terang yang kala hadir ditengah gelapnya malam…
Sedihku, Milikku
Ketahuilah aku sangat bersedia membagi bahagiaku untukmu
Tapi, tenanglah aku tidak akan membagi sedihku kepadamu
Karena sedihku hanya akan terjadi disini, dihati yang sudah tak berbentuk lagi
Menanti kehancuran yang abadi
Komentar