Dear My (Future) Husband
Teruntuk suamiku,
Saat ini aku sendiri dan
sendirian.
Lelah rasanya menantimu, bukan sembarang menanti.
Jika hanya itu aku
sanggup.
Namun sering kali aku hampir menyerah tapi tidak bisa berbuat apa-apa.
Banyak pertanyaan dibenakku terhadap apa yang Tuhan kehendaki dalam hidupku.
Terlalu banyak orang yang lalu lalang, seringnya membawa luka dan pelajaran.
Setelah ini, sungguh aku berharap
kamu yang datang.. karena aku sudah berjanji pada diriku untuk memberikan semua-segala
upayaku untuk mengasihi serta mecintai siapa yang datang dan berjuang. Semoga
kamu yang datang.
Datang dengan caramu yang hebat, aku percaya itu.
Aku ingin bertemu dengan hari itu.
Hari dimana aku bisa memegang wajahmu dan berkata..
Terima kasih telah datang menemukanku.
Kamu pahlawanku, pejantan gagah yang merengkuh jiwaku.
Aku mengasihi dan mencintaimu.
Bogor, 06-09-2022 11:43 PM

Komentar